Rabu, 02 Mei 2012
PLAYING WITH BALLONS
“The best images are the ones that retain their strength and impact over the years, regardless of the number of times they are viewed.”“Character, like a photograph, develops in darkness.”
“Light glorifies everything. It transforms and ennobles the most commonplace and ordinary subjects. The object is nothing, light is everything.”
MARRY YOU !
photography, yang berasal dari kata Yunani yaitu "photos" :
Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis
dengan menggunakan media cahaya Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto
dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek
tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk
menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.
Prinsip fotografi adalah memokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan
sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah
dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghailkan
bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan
(selanjutnya disebut lensa).
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan
gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. Setelah mendapat
ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur
intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO speed), diagfragma (Aperture), dan kecepatan rana (speed). Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai panjana (exposure).
posting by wikipedia
“Once the amateur’s naive approach and
humble willingness to learn
fade away, the creative
spirit of good photography dies with it. Every
professional should remain always in his heart an amateur”
“I have often thought that if photography were
difficult in the
true sense of term-,meaning
that the creation of a simple photograph
would
entail as much time and effort as the production
of a good
watercolor or etching-There would be
a vast improvement.in total
output. The sheer
ease with which we can produce a superficial
image
often leads to creative disasters”
Langganan:
Postingan (Atom)










